Rahasia dibalik Kemampuan Terbang Kelelawar pada Malam Hari

Kelelawar adalah salah satu hewan selain burung yang dapat terbang. Berbeda dengan burung yang beraktivitas pada siang hari, kelelawar justru merupakan hewan yang aktif saat malam hari. Selain itu, kelelawar bukan berada pada kelas Aves seperti Burung, tapi berada pada kelas Mammalia (hewan menyusui).
Tentunya kalian sudah sering melihat kelelawar terbang pada malam hari. Mereka mampu terbang cepat saat keadaan gelap tanpa menabrak sesuatu di sekitarnya. Sangat jarang kita mendengar berita, ada seekor kelelawar yang menabrak pohon atau gedung, kan?
Hmmm ... sebenarnya bagaimana sih cara kelelawar dapat terbang pada malam hari. Kok bisa-bisanya mereka tidak  menabrak pohon, gedung, kendaraan, atau manusia walupun kondisi sekitarnya gelap.
Apakah kelelawar memiliki penglihatan super seperti capung??

Indra penglihatan kelelawar yang sangat aktif pada malam hari, faktanya sangat buruk dalam melihat benda/obyek yang jaraknya relatif jauh. Jadi, jika kelelawar dikatakan memiliki penglihatan yang super, itu merupakan kesalahan.

Lalu apa coba ??
Sama seperti kalajengking, kelelawar juga menerapkan konsep fisika (gelombang bunyi/suara), sehingga memungkinkan kelelawar dapat menghindari tabrakan saat terbang pada malam hari dan dapat digunakan untuk mencari mangsa.

Seperti kalian ketahui, gelombang suara merupakan salah satu contoh gelombang longitudinal (gelombang yang arah getarnya sejajar dengan arah rambatnya).
Saat kelelawar terbang pada malam hari, mereka menggunakan transmisi (pengiriman) gelombang suara untuk mencari mangsa, mendeteksi benda atau objek di sekitarnya. Suara dengan frekuensi tinggi tersebut yang berasal dari mulut kelelawar merupakan gelombang ultrasonik yang tidak dapat dijangkau oleh pendengaran manusia.
Gambar di atas menunjukan ketika kelelawar mendeteksi rintangan (pohon) yang ada di depannya.

Gelombang suara yang dihasilkan oleh mulut kelelawar akan bergerak menjauh. Ketika mengenai objek atau benda di sekitarnya, maka gelombang suara terpental dan terpantul, yang mengakibatkan gelombang suara bergerak mendekati/menuju arah kelelawar. Pantulan gelombang (gema) inilah yang akan memberikan informasi pada kelewar akan ukuran, bentuk, jarak dan arah terhadap rintangan/objek yang berada didepannya. Jadi, dengan informasi tersebut lah kelelawar dapat menghindari rintangan yang ada di depannya.
Gambar di atas menunjukan kelelawar saat berburu mangsa (mencari makanan). Sama seperti saat menghindari rintangan, kelelawar menggunakan transmisi gelombang suara untuk berburu mangsa. Gelombang yang dipantulkan mangsa akan memberikan informasi jarak, arah, dan ukuran mangsa. Dengan menggunakan informasi itulah kelelawar dapat menangkap mangsanya.

Bagaimana?
Kalian sudah mengerti mengapa kelelawar yang terbang saat malam hari tidak menabrak objek/benda di sekitarnya ??

Sekian, Semoga bermanfaat
Calonguru
Calonguru Seorang Mahasiswa FKIP yang bercita-cita menjadi Raja Bajak Laut.

Tidak ada komentar untuk "Rahasia dibalik Kemampuan Terbang Kelelawar pada Malam Hari"