Cara Melukis Posisi Bintang pada Tata Koordinat Horizon

Saat akan melukis atau menggambarkan posisi bintang atau benda langit lain menggunakan bola langit, kita memerlukan beberapa alat tulis yang akan gunakan nantinya. Alat-alat tulis yang wajib ada saat kita menggambar bola langit antara lain: kertas, jangka, pensil, penggaris, dan penghapus. Adapun peralatan seperti bolpoin atau spidol warna-warni merupakan opsional karena kegunaan spidol atau bolpoin warna-warni ini adalah untuk membantukan membedakan agar tidak bingung saat melukis posisi bintang.
Adapun langkah-langkah untuk melukiskan posisi sebuah bintang menggunakan tata koordinat horizon sebagai berikut :
1. Menggambar sebuah lingkaran pada kertas.

2.  Menggambar garis horizontal yang melewati titik pusat lingkaran yang telah dibuat.

3. Ujung sebelah kiri garis tadi diberi tulisan “S” yang menunjukkan titik selatan dan yang sebelah kanan “U” untuk utara. 

4. Menggambar garis horizontal yang melewati titik pusat lingkaran yang telah dibuat dan tegak lurus dengan garis S U. 

5. Ujung sebelah atas garis tadi diberi tulisan “Z” yang menunjukkan zenit dan yang bawah “N” untuk nadir. 

6. Menggambar lingkaran horizon pengamat seperti gambar di bawah ini.

7. Menggambar lingkaran yang menyinggunh titik Z dan N seperti berikut ini.


8. Menarik garis kurus dari titik perpotongan kedua lingkaran yang saling tegak lurus. Garis ini harus melalui titik pusat lingkaran. 

9. Titik perpotongan kedua lingkaran yang berupa garis putus-putus diberi nama titik B dan garis tegak dengan titik T. Efek garis putus-putus adalah menandakan letaknya di bagian belakang bola langit.

Gambar bola langit sudah jadi untuk melukiskan letak sebuah bintang menggunakan tata koordinat horizon. 
Misalkan sebuah bintang pada saat pengamat melihatnya berada pada posisi azimut dan tingginya berturut-turut sebaga berikut: (15h,45o)
A. Lukiskan posisi bintang tersebut menggunakan tata koordinat horizon!
B. Bagaimana posisi benda jika dinyatakan menggunakan ordinat azimut dan jarak zenit?
C. Lukiskan letak bintang berdasarkan ordinat azimut dan jarak zenit!

Pembahasan:
Karena azimut yang diketahui pada soal di atas dalam satuan jam, maka sebelum melukis posisi bintang harus dikonversi terlebih dahulu menjadi satuan sudut.
Berdasarkan tabel di atas, kita dapat menghitung bahwa 15h = 15 x15 x 1o = 225osehingga kita dapat menuliskan ordinat bintang adalah (15h,45o).
A. Melukis posisi bintang yang memiliki ordinat (Az,a) = (15h,45o)
Yang pertama adalah mengetahui letak bintang pada bidang horizon berdasarkan azimutnya.
Mengukur azimut ini diukur dari S ke B dan seterusnya. Di mana jarak setiap titik adalah 90o. Sehingga untuk 180o adalah pada titik U. Yang diminta di soal adalah 225o, maka kita masih butuh 45o. Untuk mengukur 45o ini kita mengira-ngira titik yang terletak di tengah-tengah antara titik U dan T. Sehingga didapatkan gambar seperti di atas.
Kemudian dari titik azimut bintang pada lingkara horizon, kita tarik garis lengkung ke arah zenit.(karena tinggi bintang positif, jika tinggi bintang kita tarik garis lengkung ke arah nadir).
Setelah ditarik garis lengkung, selanjutnya adalah menetukan letak bintang. Jika yang diketahui adalah tinggi bintang dan bernilai positif, maka dari letak bintang pada lingkaran horizon ke arah zenit sebesar 45o. Jarak lingkaran horizon ke zenit adalah 90o, sehingga jika bintang memiliki ketinggian 45o, maka bintang terletak di tengah-tengah garis yang kita tarik tadi.
B. Jarak zenit
z = 90o – a
z = 90o – 45o = 45o

C. Melukis bintang (Az,a) = (15h,45o)
Caranya adalah sama seperti pada poin A. Yang membedakan hanya pada saat mengukut tinggi bintang pada poin dimulai dari lingkaran horizon, tapi untuk jarak zenit dimulai dari zenit.

Sekian, semoga bermanfat.
Sulistiyo Wibowo
Sulistiyo Wibowo Anak petani yang disekolahkan bapaknya agar kelak menjadi Guru, walaupun cita-citanya menjadi Raja Bajak Laut.

Tidak ada komentar untuk "Cara Melukis Posisi Bintang pada Tata Koordinat Horizon"