Manfaat Sholat Tepat Waktu ditinjau dari Sains
Abdullah Ibnu Mas’ud RA berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, Ya Rasulullah, amal perbuatan apa yang paling afdhal?”
DZUHUR
Beliau menjawab, “Shalat tepat pada waktunya.”
Aku bertanya lagi, “Lalu apa lagi?”
Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.”
Aku bertanya lagi, “Kemudian apa lagi, ya Rasulullah?”
Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari)
Sholat pada awal waktu (tepat waktu) adalah salah satu amalan yang paling disukai Allah SWT. Jika sebelumnya kami pernah menulis tentang ajakan sholat pada awal waktu dan manfaatnya, maka sekarang kami akan menulis tentang manfaat sholat tepat waktu jika dikaji oleh Ilmu SAINS

Perpindahan waktu shalat adalah bagian dari kekuasaan Allah swt yang mempunyai hikmah dan keajaiban alam pada setiap detiknya. Setiap peralihan waktu sholat secara bersamaan telah terjadi perubahan energi alam yang dapat diukur dan dapat dirasakan melalui perubahan warna alam.
SUBUH

Perpindahan waktu shalat adalah bagian dari kekuasaan Allah swt yang mempunyai hikmah dan keajaiban alam pada setiap detiknya. Setiap peralihan waktu sholat secara bersamaan telah terjadi perubahan energi alam yang dapat diukur dan dapat dirasakan melalui perubahan warna alam.
SUBUH
Pada waktu subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam fisiologi, tiroid memiliki pengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh manusia. Warna biru muda juga mempunyai rahasia berkaitan dengan rezeki dan cara berkomunikasi.
Ketika adzan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan optimal yang kemudian diserap oleh tubuh, terutama saat waktu ruku` dan sujud. Kerugian bagi kalian yang masih tidur pulas saat waktu subuh karena akan kehilangan kesempatan mendapat semangat baru untuk mencari rezeki dan berkomunikasi.
Ketika adzan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan optimal yang kemudian diserap oleh tubuh, terutama saat waktu ruku` dan sujud. Kerugian bagi kalian yang masih tidur pulas saat waktu subuh karena akan kehilangan kesempatan mendapat semangat baru untuk mencari rezeki dan berkomunikasi.
DZUHUR
Warna alam saat memasuki waktu dzuhur bernuansa menguning, yang berpengaruh terhadap sistem pencernaan manusia. Warna kuning keemasan juga memiliki pengaruh terhadap hati. Selain itu, warna kuning berkaitan dengan perasaan dan keceriaan seseorang. Jadi, jika kalian meninggalkan sholat dhuhur, mungkin akan berakibat gangguan pada sistem pencernaan serta berkurang keceriaan.
-dikutip dari indira abidin-
ASHAR
Warna alam pada waktu ashar berubah menjadi oranye. Aroma warna oranye ini berpengaruh terhadap kondisi prostat, uterus, ovary, testis, dan sistem reporduksi. Warna oranye pada waktu ashar juga mempengaruhi tingkat kreativitas seseorang. Selain itu, organ reproduksi juga akan kehilangan energi positif dari warna alam oranye tersebut.
MAGHRIB
MAGHRIB
Menjelang senja terlihat warna alam berubah menjadi merah. Hal ini terjadi karena saat waktu maghrib, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis. Pada saat itu, jin dan iblis amat bertenaga karena memiliki resonansi bersamaan dengan warna alam. Jika kalian sedang dalam perjalanan, hendaklah berhenti untuk mengerjakan sholat maghrib terlebih dahulu. Hal ini lebih baik karena pada waktu maghrib banyak interferensi gelombang yang berfrekuensi sama, sehingga penglihatan terkadang kurang tajam oleh adanya fatamorgana.
ISYA
Saat waktu isya, suasana alam berubah menjadi warna nila lalu selanjutnya menjadi gelap. Waktu isya menyimpan rahasia ketentraman dan kedamaian, yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak. Jika kalian melewatkan sholat isya, maka akibatnya kalian akan sering merasa gelisah. Jika waktu Isya usai dan alam mulai diselimuti kegelapan, hendaknya segera mengistirahatkan tubuh dengan tidur. Saat malam hari, kondisi jiwa berada pada gelombang dengan frekuensi di bawah 4 Hz pada seluruh sistem tubuh, sehingga kondisi fisik memasuki waktu istirahat.
TAHAJUD
Selepas tengah malam, suasana alam kembali bersinar dengan warna putih, merah jambu, dan ungu. Perubahan warna ini selaras dengan frekuensi kelenjar pineal (otak kecil), kelenjar pituitary (bawah otak), thalamus, dan hipothalamus. Oleh karena itu, jika kita bangun lalu mengerjakan sholat tahajud, maka akan banyak sekali manfaat yang akan tubuh kita dapatkan.
ISYA
Saat waktu isya, suasana alam berubah menjadi warna nila lalu selanjutnya menjadi gelap. Waktu isya menyimpan rahasia ketentraman dan kedamaian, yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak. Jika kalian melewatkan sholat isya, maka akibatnya kalian akan sering merasa gelisah. Jika waktu Isya usai dan alam mulai diselimuti kegelapan, hendaknya segera mengistirahatkan tubuh dengan tidur. Saat malam hari, kondisi jiwa berada pada gelombang dengan frekuensi di bawah 4 Hz pada seluruh sistem tubuh, sehingga kondisi fisik memasuki waktu istirahat.
TAHAJUD
Selepas tengah malam, suasana alam kembali bersinar dengan warna putih, merah jambu, dan ungu. Perubahan warna ini selaras dengan frekuensi kelenjar pineal (otak kecil), kelenjar pituitary (bawah otak), thalamus, dan hipothalamus. Oleh karena itu, jika kita bangun lalu mengerjakan sholat tahajud, maka akan banyak sekali manfaat yang akan tubuh kita dapatkan.
-dikutip dari indira abidin-
Sekian, semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar untuk "Manfaat Sholat Tepat Waktu ditinjau dari Sains"
Posting Komentar