Pembuatan Alat Peraga Hubungan Roda-Roda (GMB)

Alat peraga termasuk dalam media pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam belajar dalam pembelajaran. Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harafiah berarti perantara atau pengantar.
Association for Education and Communication Technology (AECT) mengartikan media sebagai segala bentuk yang digunakan untuk proses penyaluran informasi. Sedangkan National Education Association (NEA) mengartikan media sebagai segala benda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, didengar, dibaca, atau dibicarakan beserta instrumen yang digunakan untuk kegiatan tersebut. 
Menurut Arsyad, "Media adalah segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi. Sedangkan pengertian alat peraga adalah alat bantu yang digunakan oleh guru dalam proses belajar mengajar agar proses belajar siswa lebih efektif dan efisien" (Nana Sudjana, 2000:110).

Pada kesempatan kali ini, kami akan berbagi panduan Pembuatan alat peraga fisika hubungan roda-roda pada materi Gerak Melingkar Beraturan (GMB). 
Gerak Melingkar adalah gerak yang lintasannya berupa lingkaran. Contohnya ada banyak, antara lain gerak kipas angin, gerak compact disk, komedi putar, gerak kincir angin dan lain-lain. Disebut gerak melingkar beraturan apabila kecepatan/lajunya konstan. Pembahasan tentang persamaan/rumus-rumus yang digunakan dalam gerak melingkar beraturan (kecepatan sudut, percepatan sentripental dll) silahkan dibaca di postingan ini .
Gambar. Alat Peraga Hubungan Roda-roda
Gerak melingkar dapat dipindahkan dari sebuah benda berbentuk lingkaran ke benda lain yang juga berbentuk lingkaran, misalnya antara gir dengan roda pada sepeda, gir pada mesin-mesin kendaraan bermotor, dan sebagainya. Hubungan roda-roda pada gerak melingkar dapat berupa sistem langsung yaitu dengan memakai roda-roda gigi atau roda-roda gesek, atau sistem tak langsung, yaitu dengan memakai streng/rantai/pita (Sumarsono, 2009: 65).
Gambar.Hubungan roda-roda, (a) Sistem Langsung, dan (b) Sistem Tak Langsung.
Pada Gambar di atas menunjukkan roda I berputar atau bergerak melingkar beraturan hingga roda II mengikutinya bergerak melingkar beraturan. Hubungan roda-roda pada gerak melingkar, baik memakai sistem langsung atau tak langsung, kecepatan linier (v) roda tersebut baik roda I dan II adalah sama, tetapi kecepatan sudutnya (ω) berlainan. Dengan demikian dapat dirumuskan sebagai berikut:
dengan
v1 = laju linier roda I (m/s), 
v2 = laju linier roda II (m/s),
ω1= kecepatan sudut roda I (rad/s), 
ω2= kecepatan sudut roda II (rad/s), 
RI = jari-jari lintasan roda I (m), dan
R2 = jari-jari lintasan roda II (m) (Sumarsono, 2009: 65).
Selain kedua perpindahan gerak melingkar di atas ada perpindahan gerak melingkar lain yaitu perpindahan gerak satu poros.
Gambar. Perpindahan Gerak Satu Poros

Kedua roda memiliki periode (T) dan frekuensi (f) sama, yaitu T1 = T2 dan f1 = f2. Dengan demikian, kedua roda mempunyai kecepatan anguler sama, yaitu ω1 = ω2. Dari rumus itu tampak bahwa laju liniernya berbanding lurus dengan jari-jarinya (Widodo, 2009: 50).

Dalam pembuatan alat peraga ini memerlukan beberapa alat dan bahan.
Apa saja alat dan bahan yang dibutuhkan?
Bagaimana langkah-langkah pembuatan alat tersebut ??
Bagaimana prossedur menggunakan alat tersebut dan bagaimana teknik analisis datanya ??
Jawaban Pertanyaan-pertanyaan di atas bisa kalian temukan dalam Makalah Pembuatan Alat Peraga Hubungan Roda-Roda (GMB) yang disusun oleh Dwi Eta D, Mahasiswa FKIP, UNS. 

Kalian dapat mendownload file makalah tersebut yang berformat PDF pada link yang kami sediakan di akhir postingan ini. Untuk melihat tampilan makalahnya, silahkan lihat pada tampilan di bawah ini:

Jika kalian ingin mengunduh file PDF nya, berikut link downloadnya:
Sekian, Semoga Bermanfaat
Calonguru
Calonguru Seorang Mahasiswa FKIP yang bercita-cita menjadi Raja Bajak Laut.

Tidak ada komentar untuk "Pembuatan Alat Peraga Hubungan Roda-Roda (GMB)"