Semut Lebih Kuat daripada Manusia?
Saat melihat keanekaragaman dunia binatang, kadangkala membuat kita merasa takjub. Berbagai jenis hewan memiliki kemampuan dan kekuatan yang melebihi kemampuan manusia. Salah satu hewan tersebut adalah Semut.
Faktanya, seekor semut dapat mengangkat beban yang massanya 50 kali massa badannya atau dapat dikatakan bahwa kekuatan relatif semut adalah 50. Sedangkan manusia rata-rata hanya dapat mengangkat beban 1 kali beban tubuhnya sehingga kekuatan relatif manusia hanya 1.
Jika ukuran semut sama dengan ukuran manusia, pasti semut akan menjadi makhluk yang sangat kuat. Hal ini mengakibatkan banyak pendapat yang menyatakan jika semut lebih kuat daripada manusia.
Namun apakah rumor tersebut benar adanya?
Kebenaran tentang siapa yang lebih kuat antara manusia dan semut dapat diketahui kebenarannya melalui ilmu fisika.
Seperti yang telah kami bahas sebelumnya pada tulisan saya
Faktanya, seekor semut dapat mengangkat beban yang massanya 50 kali massa badannya atau dapat dikatakan bahwa kekuatan relatif semut adalah 50. Sedangkan manusia rata-rata hanya dapat mengangkat beban 1 kali beban tubuhnya sehingga kekuatan relatif manusia hanya 1.
Jika ukuran semut sama dengan ukuran manusia, pasti semut akan menjadi makhluk yang sangat kuat. Hal ini mengakibatkan banyak pendapat yang menyatakan jika semut lebih kuat daripada manusia.
Namun apakah rumor tersebut benar adanya?
Kebenaran tentang siapa yang lebih kuat antara manusia dan semut dapat diketahui kebenarannya melalui ilmu fisika.
Seperti yang telah kami bahas sebelumnya pada tulisan saya
Bagaimanakah ukuran hewan bila berubah menjadi raksasa?.
Sehingga kekuatan relatif semut raksasa adalah:
Hal ini berarti kekuatan relatif semut raksasa lebih kecil dibandingkan kekuatan relatif semut normal dengan faktor 1/L. Lalu bagaimana jika ukuran semut seperti ukuran manusia?
Seekor semut yang ukuran tubuhnya L kali ukuran tubuh semut normal akan memiliki bobot tubuh L3 kali. Namun, kekuatan seekor semut sebanding dengan luas ototnya. Sehingga kekuatan seekor semut raksasa adalah L2 kali lebih kuat dibanding kekuatan semut normal dan akan dapat mengangkat L2 kali lebih besar atau beban yang dapat diangkat semut raksasa = (L2) (beban yang dapat diangkat semut normal)
Hal ini berarti kekuatan relatif semut raksasa lebih kecil dibandingkan kekuatan relatif semut normal dengan faktor 1/L. Lalu bagaimana jika ukuran semut seperti ukuran manusia?
Berapakah kekuatan relatifnya?
Jika seekor semut normal berukuran panjang 0,6 cm dan manusia rata-rata memiliki tinggi 180 cm, maka faktor perbesaran semut tersebut adalah 300 kali. Jadi, kekuatan relatif dari semut berukuran manusia adalah 1/300 dari kekuatan relatif semut normal.
Karena kekuatan relatif semut normal adalah 50, maka kekuatan relatif seekor semut berukuran manusia adalah 1/6. Bandingkan dengan kekuatan relatif manusia, yaitu 1 .
Karena kekuatan relatif semut normal adalah 50, maka kekuatan relatif seekor semut berukuran manusia adalah 1/6. Bandingkan dengan kekuatan relatif manusia, yaitu 1 .
Dari pembahasan di atas, rumor yang mengatakan bahwa seekor semut lebih kuat daripada manusia "Tidak Benar".
Semut memang seharusnya mempunyai kekuatan relatif yang lebih besar karena ukurannya yang kecil. Untuk membandingkan secara nyata kekuatan seekor semut dengan manusia, maka harus diperhitungkan perbedaan dalam ukuran mereka. Di mana kenyataannya kekuatan relatif semut berukuran manusia lebih kecil dibandingkan manusia.
Jadi, seekor semut secara intrinsik lebih lemah daripada manusia. Walaupun demikian, sebenarnya seekor semut berukuran manusia bukan makhluk biologis yang dapat hidup karena mereka hanya dapat mengangkat 1/50 bobot badannya. Bahkan makhluk tersebut tidak akan dapat mengangkat kaki-kakinya untuk mendaki melewati hambatan-hambatan kecil.
Siapa yang lebih kuat, manusia atau semut?
Tentu penjelasan saya di atas sudah cukup jelas untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Semut memang seharusnya mempunyai kekuatan relatif yang lebih besar karena ukurannya yang kecil. Untuk membandingkan secara nyata kekuatan seekor semut dengan manusia, maka harus diperhitungkan perbedaan dalam ukuran mereka. Di mana kenyataannya kekuatan relatif semut berukuran manusia lebih kecil dibandingkan manusia.
Jadi, seekor semut secara intrinsik lebih lemah daripada manusia. Walaupun demikian, sebenarnya seekor semut berukuran manusia bukan makhluk biologis yang dapat hidup karena mereka hanya dapat mengangkat 1/50 bobot badannya. Bahkan makhluk tersebut tidak akan dapat mengangkat kaki-kakinya untuk mendaki melewati hambatan-hambatan kecil.
Siapa yang lebih kuat, manusia atau semut?
Tentu penjelasan saya di atas sudah cukup jelas untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Sekian, semoga bermanfaat
Referensi : Fisika Untuk Ilmu-Ilmu Hayati.UGM Press
Referensi : Fisika Untuk Ilmu-Ilmu Hayati.UGM Press

Tidak ada komentar untuk "Semut Lebih Kuat daripada Manusia?"
Posting Komentar