Thermal Imaging Camera
Semua benda mengandung energi panas dan berinteraksi secara termal (panas) dengan lingkungan mereka. Semua bahan di bumi memancarkan energi panas pada bagian inframerah dari spektrum. Namun, mata telanjang manusia tidak bisa melihat dibagian inframerah dari spektrum.
Thermal Imaging Camera berbeda dari kamera biasa. Kamera biasa hanya mampu merekam cahaya dan mencerminkan objek, sehingga menjadi gambar yang terekam. Sedangkan Thermal Imaging Camera didesain menjadi supersensitive terhadap panas. Thermal Imaging Camera tetap dapat bekerja meskipun dalam keadaan kegelapan. Hasil rekaman akan muncul dalam monitor yang menggambarkan panas tubuh seseorang.
2. Prinsip kerja dari Thermal Imaging Camera.
3. Analisis hasil citra menggunakan Thermal Imaging Camera.
Jika teman-teman ingin menngunduh filenya yang berformat PDF, silakan download pada link di bawah ini:
Sekian, semoga bermanfaat
Thermographic atau gambar termal (thermal images) memungkinkan pengguna untuk melihat gambar termal, memperlihatkan anomali yang mengidentifikasi masalah di gedung, komponen listrik, mekanik, pipa dan system waterproofing.
Fenomena keabnormalan operasi atau kinerja suatu sistem dapat diketahui melalui parameter temperatur kerja yang terjadi. Sistem ini berupa sebuah proses kerja sebuah sistem permesinan maupun aktivitas proses tubuh kita. Perkembangan teknologi sekarang ini semakin cepat.
Saat wabah flu babi melanda dunia, ada satu peranti canggih yang tiba-tiba populer. Piranti itu adalah kamera thermal (Thermal Imaging Camera). Thermal Imaging Camera diciptakan untuk memantau seseorang atau sekelompok orang dengan suhu tubuh tinggi (panas).
Sebenarnya kamera thermal sudah digunakan sejak tahun 2002, ketika wabah SARS (Sindrome Saluran Pernafasan Akut) melanda dunia. Pada waktu itu negara-negara yang sudah memasangnya antara lain Singapura dan China.
Sebenarnya kamera thermal sudah digunakan sejak tahun 2002, ketika wabah SARS (Sindrome Saluran Pernafasan Akut) melanda dunia. Pada waktu itu negara-negara yang sudah memasangnya antara lain Singapura dan China.
Pemasangan Thermal Imaging Camera di bandara bertujuan membantu petugas dalam memeriksa penumpang yang baru saja mendarat, terutama dari mancanegara. Petugas pemeriksa tidak perlu menghentikan langkah penumpang, kemudian memeriksa tubuh mereka satu persatu menggunakan alat pengukur suhu (termometer). Penumpang dengan suhu tubuh yang tinggi (panas) kemungkinan penumpang tersebut dalam keadaan tidak sehat. Petugas pemeriksa akan segera membawanya ke klinik bandara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Apabila diketahui positif mengidap virus penyakit, setidaknya bisa dikarantina terlebih dulu agar virus tidak menular kepada orang-orang sehat di bandara. Namun, kamera ini hanya mendeteksi suhu tubuh dan objek panas, bukan mendeteksi seseorang positif tertular flu babi atau penyakit lainnya. Meski demikian, hal ini tetap membantu mencegah berbagai kemungkinan terburuk terkait dengan penularan penyakit berbahaya..
Thermal Imaging Camera berbeda dari kamera biasa. Kamera biasa hanya mampu merekam cahaya dan mencerminkan objek, sehingga menjadi gambar yang terekam. Sedangkan Thermal Imaging Camera didesain menjadi supersensitive terhadap panas. Thermal Imaging Camera tetap dapat bekerja meskipun dalam keadaan kegelapan. Hasil rekaman akan muncul dalam monitor yang menggambarkan panas tubuh seseorang.
Untuk pembahasan lebih lanjut tentang Thermal Imaging Camera, yang meliputi
1. Pengertian Thermal Imaging Camera. 2. Prinsip kerja dari Thermal Imaging Camera.
3. Analisis hasil citra menggunakan Thermal Imaging Camera.
silakan teman-teman baca pada makalah seminar Fisika di bawah ini:
Jika teman-teman ingin menngunduh filenya yang berformat PDF, silakan download pada link di bawah ini:
Sekian, semoga bermanfaat

Tidak ada komentar untuk "Thermal Imaging Camera"
Posting Komentar